akan diriku sendiri
semenjak kau pergi tanpa pamit
kusangat berharap kau mau bicara
Namun tak sepatah katapun yang terucap
Kau hanya membisu dengan pandangan kosong
Yang ahirnya kau menghembuskan nafas terahirmu
Kepergianmu membuat hidupku hancur
Serasa hidup ini hampa
tiada senda gurau lagi
tiada belaian kasih sayang
tiada pelukan mesra
tiada ...tiada... tiada...lagi
semua yang biasa kami lakukan bersama
Mengapa kau pergi begitu cepat
Mengapa kau tinggalkan diriku
Bayang wajahmu selalu hadir dibenakku
Kuingin kau selalu berada disisiku
Ahirnya kusadari kau telah kembali kepangkuanNya
Berdosakah diriku bila selalu teringatmu
Kutak kuasa menahan rasa rindu padamu
Kuputuskan datang kepusaramu
Untuk melepaskan rasa rinduku
Tanpa terasa tetes air mata telah membasahi pusaramu
Kini tinggallah kenangan2 indah bersamamu
Yang tak mungkin ku lupakan seumur hidupku
Ketika kutertidur kau selalu hadir dalam mimpiku
karena kau telah menyatukan ruhmu kedalam jiwaku
Meskipun alam telah memisahkan kita
Namun kurasakan cinta dan kasih yang bertaut
Kan kusimpan seumur hidupku
Wahai belahan hati nun disana ketahuilah
sampai ini aku masih tetap sendiri bersama sunyi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar