Senin, 13 Juli 2009
SUKA DUKA CINTA
Terlihat bulan purnama
Betapa indahnya malam ini
Namun tidak seindah hatiku
Aku masih berdiri sendiri
Adakah cinta yang datang menghampiriku
Cinta.... lagi lagi cinta...., hmmmm
Mengapa harus mendambakan cinta
Kadang cinta membuat kepedihan
Tapi kadang pula cinta itu indah
Begitu indah hingga dapat membutakan hati
Cinta dapat membuat hati bahagia
Cinta yang tulus dan ikhlas tak dapat pudar
Walaupun badai dahsyat menerpa
Sampai kapanpun tetap cinta
Namun bila cinta sudah terkhianati
Itulah awal petaka pudarnya cinta
Hanyalah kepedihan yang dirasakan
Kepahitan cinta membuat trauma
Hingga enggan untuk jatuh cinta lagi
Pintu hati tertutup rapat sudah
Begitu sulit untuk menerima cinta lagi
Ketakutan selalu menghantui diriku
Mungkinkah pintu hatiku akan terbuka lagi?
POTRET
Dikala aku sedang rebahan dikamarku
mataku selalu tertuju pada potretmu
yang tergantung didinding kamarku
Kumerasa seakan kau hadir disisiku
Kadang kutak kuasa menahan kerinduan
yang sangat dalam.
Tanpa kusadari air mataku jatuh
membasahi pipiku.
Hatiku menjerit me manggil2 mu
walau kutahu tidak akan pernah ada jawaban.
Namun kuyakin dirimu mendengarkan
jeritan hatiku walau di alam yang berbeda.
Maafkan aku sayang kutelah membuatmu tidak tenang.
Tiada terasa 7,5 tahun berlalu sudah.
Kutelah mengarungi bahtera hidup tanpamu.
Kulalui hidup ini dengan penuh perjuangan.
Kadang aku merasa lelah menjalani hidup ini
Namun semua ini tetap harus kuhadapi,
kujalani dengan tulus dan ikhlas
Kuyakin suatu saat nanti kita akan bertemu
dan dapat bersama lagi, hidup bahagia
dikehidupan kekal abadi. Amien

