Kamis, 12 Mei 2011

K A N D A S

Berawal dari pertemuan ..
Ɣªήğ berlanjut dengan kisah cinta Ɣªήğ begitu indah..
Kau bagaikan cahaya kehidupan dalam hatiku.
Kau yang telah menerangi hatiku dari kegelapan..
Kau yang telah mencairkan kebekuan hatiku..
Ɣªήğ akhirnya pintu hatiku telah terbuka untukmu...

Betapa bahagianya hatiku..
Cinta telah bersemi dan menggelora..
Seakan kuingin selalu berada dekatmu..
Ku telah jatuh cinta padanya..
Hatiku sdh ♏ΰå媪ªη†åªªpþpþ•• untuk menambatkan dipelabuhanmu.

Namun ditengah kebahagiaan badaipun datang secara tiba2 dan menghempaskan tambatan tsb...
Kau telah membiarkan tambatan itu terlepas.. \
Terombang ambing ditengah lautan.
Dengan tertatih2 berjalan untuk dpt kembali pada tiang tambatan..

Namun tiang tsb sdh menghilang terbawa ombak..
Hatiku kembali menjadi gelap..
Tiada lagi cahaya yang mampu menerangi hatiku.
Kini hatiku kembali hancur berkeping2..

Kandas sudah perjalanan cintaku..
Kututup lagi pintu hatiku..
Dengan membawa luka yang lebih dalam...
Tinggalah kenangan indah Ɣªήğ tak mampu aq lupakan..

Kau selalu ada dihatiku sampai akhir hayatku..
Entah kapan pintu hatiku dapat terbuka lagi..
Setelah sekian lama tertutup...

Sabtu, 12 Maret 2011

CINTA BERSEMI

Bila kulihat matamu...

kuyakin ada cinta yaήğ mengalir lembut ...

Seperti air pancuran yg terus mengalir membasahi relung2 hati..

Terasa begitu sejuk dan nyaman dihati.....

◦°˚°◦oOoOoÕ∞☺•̃⌣•̃☺hhh alangkah sucinya cintamu...



Sesuci embun kala fajar menyingsing

Kudambakan keutuhan kesucian cintamu...

Jangan sampai ternoda walau setitikpun..

Cinta bersemi diantara, puing2 kehampaan.



Namun cinta sejati, tak akan pupus meski harus ternoda.

Hatiku tergetar ketika kau tunjukkan rasa cintamu Ɣªήğ tulus...

Tatapan matamu bersinar dengan penuh arti...

Kau belai rambutku dengan lembut..disertai penuh kasih sayang...



Semilir bayu malam, mengiringi lantunan syairku.

Bulanpun merayu, menatap kekosongan kisi2 hati yg kian larut dalam pesona kasih sayangmu.

Aku termangu, merintih dendam rindu yg selalu kau senandungkan.



Gejolak rindu yang tak dapat kuungkapkan dengan kata2...

Getaran jiwa telah menyatu dalam qolbu...

Walaupun terpisah oleh jarak, gunung maupun lautan,

namun cinta suci yang tulus tetap membara.....

Oh angin sampaikan pesanku .... aku rindu padamu....



Aku masih terpana melihat bias senyum mu.

Kala itu, aku tertunduk merasakan getaran hati yg sulit kuungkapkan.

Namun aku sadar, cinta ini telah bersemi.

Diantara kisi-kisi mimpi yang mulai pudar.



Kasih, dikaulah tempat aku bersandar.

Ketika a...ku terombang-ambing disamudera kebimbangan.

Getaran hatimu telah menaklukan hatiku....

Cinta telah bersemi karena mu....



Cintaku kutambatkan pada pelabuhan mu..

Mimpi2 indahpun terbawa oleh alunan gelombang cintamu...

Kuingin tetap bermimpi agar cintamu tidak hilang....

terbawa oleh lautan nan luas...


Cinta ini telah berlabuh di samudera biru.

ombak'pun mendayu-dayu mengalunkan senandung rindu yg tak akan pupus.

Bila rembulan masih bersolek ditahta langit, cintaku masih kemilau menghiasi pancaran kasihnya.

Oh....angin yg berhembus syahdu....

kupejam mata ini menerawang batas khayal yg tiada bertepi.

Engkaulah cinta sejatiku.....

hingga dipenghujung waktu nanti.

LOVE

Love is the greatest feeling,
Love is like a play,
Love is what I feel for you,
Each and every day,
Love is like a smile,
Love is like a song,
Love is a great emotion,
That keeps us going strong,
I love you with my heart,
My body and my soul,
I love the way I keep loving,
Like a love I can't control,
So remember when your eyes meet mine,
I love you with all my heart,
And I have poured my entire soul into you,
Right from the very start

Jumat, 25 Desember 2009

CERIA


Cuaca pagi ini begitu cerah...
Mentari pagi telah tersenyum...
Sambil memancarkan sinarnya...
Bunga2pun berseri-seri
dedaunan tampak segar setelah terkena guyuran hujan....
Burung2pun bersorak sorai, berterbangan kian kemari sambil berkicau riang gembira....
Hatiku pun turut gembira ria
Semoga tetap ceria.....
Sepanjang hidupku.....

RINDU


Rindu… rindu…. Rindu….
Irisan2 rindu yang kain hari
Semakin menebal direlung hatiku
Gemuruh rindu menggelora
Bagaikan gelombang ombak yang menderu
Penuh harap dapat terkuak …
bersama bulan purnama

Dikala rasa rindu datang lagi
Terasa sesak didada
Gundah gulana, hati tak terpedaya
Terasa sunyi sepi mencekam
Hanya bayanganmu yang selalu hadir

Kau jauh berada disana
terpisahkan dengan jarak dan waktu
kuingin kau hadir dihadapanku
kuingin kau ada disampingku
menemaniku sepanjang hidupku
penuh angan membara
bara yang tidak pernah padam

Bekasi, 24 Desember 2009
Putri Tsa Gunadi

Minggu, 25 Oktober 2009

APA SALAHKU

Apa salahku.... apa salahku....
Mengapa kau lakukan padaku
Meski sakit hati ini kautinggalkan
Aku ikhlas mempertahankannya

Dulu kau begitu mencintaiku
Kini kau telah berubah
Aku tau kau telah terpikat
Dengan wanita yang muda

Kau telah terbuai dengan rayuannya
Kau telah mengingkari janjimu
Dengan mudahnya kau lupakan begitu saja
Memang aku bukan wanita sempurna

Aku hanya wanita biasa
Yang masih punya rasa cemburu
rasa sakit hati, rasa cinta, dan sayang
Sadarkah dirimu telah menyakiti hatiku?

Namun kutetap tegar menghadapi badai
yang sedang menerpaku
Wahai bintang dilangit terangilah
jiwa dan pikirannya
Kuyakin badai pasti berlalu.

Kuingin pupuskan semua kenangan pahit
Yang dialami bersamamu
Ku tak ingin kehilanganmu
Kuberharap kisah asmaraku
Tidak berakhir sampai disini

Kuakan tetap setia menantimu
Kuyakin suatu saat nanti bila kau tersadar
dari mimpi mimpimu kau akan mencariku
meminta maaf dan berikrar kembali
memadu kasih dan dipersatukan olehNya

Senin, 13 Juli 2009

SUKA DUKA CINTA

Malam yang penuh bintang
Terlihat bulan purnama
Betapa indahnya malam ini
Namun tidak seindah hatiku
Aku masih berdiri sendiri
Adakah cinta yang datang menghampiriku

Cinta.... lagi lagi cinta...., hmmmm
Mengapa harus mendambakan cinta
Kadang cinta membuat kepedihan
Tapi kadang pula cinta itu indah
Begitu indah hingga dapat membutakan hati

Cinta dapat membuat hati bahagia
Cinta yang tulus dan ikhlas tak dapat pudar
Walaupun badai dahsyat menerpa
Sampai kapanpun tetap cinta

Namun bila cinta sudah terkhianati
Itulah awal petaka pudarnya cinta
Hanyalah kepedihan yang dirasakan
Kepahitan cinta membuat trauma
Hingga enggan untuk jatuh cinta lagi

Pintu hati tertutup rapat sudah
Begitu sulit untuk menerima cinta lagi
Ketakutan selalu menghantui diriku
Mungkinkah pintu hatiku akan terbuka lagi?

POTRET

Dikala aku sedang rebahan dikamarku

mataku selalu tertuju pada potretmu

yang tergantung didinding kamarku

Kumerasa seakan kau hadir disisiku

Kadang kutak kuasa menahan kerinduan

yang sangat dalam.


Tanpa kusadari air mataku jatuh

membasahi pipiku.

Hatiku menjerit me manggil2 mu

walau kutahu tidak akan pernah ada jawaban.

Namun kuyakin dirimu mendengarkan

jeritan hatiku walau di alam yang berbeda.

Maafkan aku sayang kutelah membuatmu tidak tenang.


Tiada terasa 7,5 tahun berlalu sudah.

Kutelah mengarungi bahtera hidup tanpamu.

Kulalui hidup ini dengan penuh perjuangan.

Kadang aku merasa lelah menjalani hidup ini

Namun semua ini tetap harus kuhadapi,

kujalani dengan tulus dan ikhlas

Kuyakin suatu saat nanti kita akan bertemu

dan dapat bersama lagi, hidup bahagia

dikehidupan kekal abadi. Amien




Sabtu, 20 Juni 2009

OMBAK

dihatimu kulihat ombak saling berpacu

bagai jiwamu yang menopang rasa rindu

manakala matahari menjilat lembut sosokmu

dan seseorang merangkum cinta sejati

kau gumamkan nyanyian asmaradhana

bagai deru ombak pesisir selatan

begitu larut ia, dalam aliran darahmu

dan kau simpan pada jantung-hatimu

dan alam terpicing memandangimu

dan pepohonan menari-nari

ditiup angin yang mengiringi lagumu

yang kau nyanyikan sepenuh hasrat kalbu yang merekah

indah nian bak bunga mekar di lereng-lereng pegunungan

beraneka warna dengan kupu-kupu beterbangan disekelilingnya

wahai, gunung dan laut adalah jarak nan tinggi

dunia dan akhirat adalah jarak keabadian hakiki

dan kita masih belum bisa mengejarnya

meski beribu tahun lagi

" Subhanallahu Allahu Akbar "

BUNGA MAWAR

Suatu sore sehabis hujan, setelah shalat Ashar
Ku berjalan menyusuri jalan2 kecil
Dengan membawa serangkai bunga mawar dan air mawar
Sambil berdzikir yang tiada henti
Getar sukma membawaku menuju makam
Dalam becek hujan dan kelembaban tanah pekuburan
Kukunjungi pusara suamiku bersama trenyuhku

Meski alam telah memisahkan kita,
namun ku rasakan kasih dan cinta yang bertaut
Meski alam kita berbeda,
namun benang merah dalam kalbuku
masih tersisa meski tinggal sejengkal
dan akan ku simpan seumur hidupku


Wahai belahan hati yang telah berpulang
tenanglah disisiNya, merdekalah dan mengabdi abadi;
Biarkan anak-anak bersamaku mendulang hakikat

Kuakan menggantikan peranmu sebagai seorang ayah

Kan kuingatlan mereka agar selalu mendoakanmu

Menjelang petang,
saat mentari mulai merayap turun berpindah ruang
ku taburkan bunga mawar dan air mawar

diatas pusaramu dengan doa dan Firman-Nya
ku belai pusaramu seakan membelai tubuhmu

dan kucium batu nisanmu seakan mencium keningmu

agar kau merasa bahwa aku tetap peduli

dan akan bertemu kembali kelak
nun di Arasy tempat-Nya semayam.

Selasa, 09 Juni 2009

KEKUATAN CINTA

Walau kerinduan hati yang terabaikan
Namun jiwa raga kita telah dipersatukan
dengan kekuatan cinta dan kasih sayang yang tulus
dan yang tak akan pernah surut
walau ada jurang pemisah yang sangat dalam
sehingga kita tak dapat hidup bersama

KEPERGIANMU

Kadang kutak mengerti

akan diriku sendiri

semenjak kau pergi tanpa pamit

kusangat berharap kau mau bicara

Namun tak sepatah katapun yang terucap

Kau hanya membisu dengan pandangan kosong

Yang ahirnya kau menghembuskan nafas terahirmu


Kepergianmu membuat hidupku hancur

Serasa hidup ini hampa

tiada senda gurau lagi

tiada belaian kasih sayang

tiada pelukan mesra

tiada ...tiada... tiada...lagi

semua yang biasa kami lakukan bersama


Mengapa kau pergi begitu cepat

Mengapa kau tinggalkan diriku

Bayang wajahmu selalu hadir dibenakku

Kuingin kau selalu berada disisiku

Ahirnya kusadari kau telah kembali kepangkuanNya

Berdosakah diriku bila selalu teringatmu

Kutak kuasa menahan rasa rindu padamu

Kuputuskan datang kepusaramu

Untuk melepaskan rasa rinduku

Tanpa terasa tetes air mata telah membasahi pusaramu


Kini tinggallah kenangan2 indah bersamamu

Yang tak mungkin ku lupakan seumur hidupku

Ketika kutertidur kau selalu hadir dalam mimpiku

karena kau telah menyatukan ruhmu kedalam jiwaku


Meskipun alam telah memisahkan kita

Namun kurasakan cinta dan kasih yang bertaut

Kan kusimpan seumur hidupku

Wahai belahan hati nun disana ketahuilah

sampai ini aku masih tetap sendiri bersama sunyi