Selasa, 05 Mei 2009

BERBAHAGIA

Pernahkah kita
merasakan kesedihan yang amat sangat,
pada saat kita menyadari bahwa orang yang kita sayangi,
akan pergi meninggalkan kita untuk kebahagiaannya?
BERBAHAGIALAH karena kita telah membantunya memberikan kebahagiaan
dengan merelakannya untuk pergi menuju harapannya.

Pernahkah kita
merasakan kesedihan yang amat sangat,
pada saat kita menyadari bahwa orang yang kita sayangi,
lebih mencintai orang lain dibandingkan kita?
BERBAHAGIALAH karena kita dapat memberikan cinta yang tulus
kepadanya tanpa menuntut balas darinya.

Pernahkah kita
merasakan kesedihan yang amat sangat,
karena kita menyadari bahwa kita tidak akan pernah dapat
meraih orang yang kita sayangi selama ini..
TETAPLAH BERBAHAGIA karena paling tidak,
kita pernah merasakan indahnya rasa sayang bersamanya

Pernahkah kita
merasakan kesedihan yang amat sangat,
pada saat kita kehilangan mereka yang kita sayangi?
TERSENYUMLAH karena senyummu akan selalu diingat olehnya kemanapun
dan terpatri dalam hatinya sebagai cinta yang tidak pernah pudar

Dan pada saat hatimu sedih dan dilanda rindu padanya,
ingatlah pada saat-saat yang menyenangkan bersamanya.

Dan pada saat hatimu rindu melihat senyumnya,
katakanlah kepada angin untuk membawakan rindumu kepadanya,
dan percayalah sang angin akan menyampaikan rindu itu padanya.

Dan pada saat perpisahan itu tiba,
peluk dan kecup dia dengan senyum di bibir,
dan katakanlah padanya, "Aku bahagia pernah mengenalmu,
dan aku bahagia melihatmu telah menemukan kebahagiaan
yang selama ini telah engkau cari-cari.
Aku 'kan tetap menemanimu sepanjang waktu"

Sesedih apapun hatimu,
ingatlah bahwa namamu akan tetap terukir dengan indah dalam hatinya,
karena cintamu yang tulus padanya, untuk kebahagiaannya.

Walaupun hatimu hancur pada saat mengucapkan
"Selamat Jalan"
namun percayalah,
bahwa jika Tuhan mengizinkan,
engkau akan bertemu kembali dengannya ....
entah kapan....

ULTAH

Dipagi nan cerah

Terdengar kicauan burung saling bersahutan

Melantunkan suara yang indah

Seindah hatiku dihari ini


Hari ini adalah tanggal 16 Januari 2009

Tanggal kelahiran putraku yang sulung

Tanpa terasa kini ananda telah berusia 37 tahun

Tak lupa ku bersujud kepada Sang Pencipta


SELAMAT ULANG TAHUN” nak

Semoga panjang umur dan

dgn bertambah usiamu bertambah pula

Keimananmu sehingga selalu mendapat keberkahan

Diberi kemudahan dan kelancaran dalam segala urusan,

Banyak rezekinya dan selalu dalam lindunganNYA. Amien.


Sinar rembulan menerangi hamparan langit

Bertahta bintang2 diangkasa

Lilin lilin kecilpun memancarkan cahayanya

Turut memeriahkan hari ulang tahunmu.


Dihari yang bahagia ini

Hanya puisi sederhana ini

Yang bunda persembahkan

Sebagai kado ultahmu.

Maafkan bundamu nak


CINTA

Teman baik adalah teman yang tulus,

walau kadangkala benih-benih tumbuh bersemai dalam persahabatan

namun tetap ikhlas mampu mengendalikan api asmaranya agar tidak membara

Teman.....terbaik, bukanlah pasangan hidup yang sejati tetapi teman curhat yang mau mendengar dan memberi

Curhat bukanlah sesuatu ungkapan yang perlu solusi, kadang hanya keluar dari mulut dan sanubari

Karena curhat hanya lah sekedar pelepas stress, kala bendungan hati telah tak tahan menampung derita

Kadang solusi teman hanyalah sekedar pengayaan alternatif solusi atau ide yang merangsang tumbuhnya solusi...

Jadi sebagai teman baik, janganlah salah langkah atau salah menggunakannya, karena ini adalah awal petaka yang lebih besar dari hanya sekedar pasangan hidup sejati.

Pasangan hidup sejati, adalah mereka yang bersatu karena Allah, dan menjalankan langkah hidupnya sebagai Ibadah, Tak bergeming oleh gemercingnya materi tetangga atau rekan kantor, rekan sepermainan

Tak goyah walau kaki bersama gontai melangkah, namun berjuang terus menapaki hidup, menghidupi pasangannya dan turunannya bersama dalam suka, bersama dalam derita, bersama dalam cinta.

Apakah gerangan anda telah mencapai hal tersebut ? Jika belum maka anda belum memiliki cinta

Anda masih menggali dan menggali karena kepuasan cinta takkan pernah ditemukan sampai ajal melambai....

Ah....terlambatkah aku mendapatkan cintamu ?

Demikianlah sang hati berguman, Tentu saja tidak engkau adalah sahabatku yang terbaik. Tak mungkin aku melupakanmu, ibarat awan putih yang indah, kadang mendung bak hati murung, atau kilat berloncatan diantara awan, guntur menggelagar dengan turunnya hujan lebat dan badai kehidupan meniup, menyapu semua kotoran yang terdampar di dedaunan, menyirami semua dan berharap kesegaran kan kembali

Seperti awan putih yang berkejaran menghiasi langit yang kian membiru.

Birunya langit, oh...birunya cintaku, oh birunya sahabatku, oh..birunya kampus menghiasi semua pandanganku...saat ini.