Selasa, 05 Mei 2009

CINTA

Teman baik adalah teman yang tulus,

walau kadangkala benih-benih tumbuh bersemai dalam persahabatan

namun tetap ikhlas mampu mengendalikan api asmaranya agar tidak membara

Teman.....terbaik, bukanlah pasangan hidup yang sejati tetapi teman curhat yang mau mendengar dan memberi

Curhat bukanlah sesuatu ungkapan yang perlu solusi, kadang hanya keluar dari mulut dan sanubari

Karena curhat hanya lah sekedar pelepas stress, kala bendungan hati telah tak tahan menampung derita

Kadang solusi teman hanyalah sekedar pengayaan alternatif solusi atau ide yang merangsang tumbuhnya solusi...

Jadi sebagai teman baik, janganlah salah langkah atau salah menggunakannya, karena ini adalah awal petaka yang lebih besar dari hanya sekedar pasangan hidup sejati.

Pasangan hidup sejati, adalah mereka yang bersatu karena Allah, dan menjalankan langkah hidupnya sebagai Ibadah, Tak bergeming oleh gemercingnya materi tetangga atau rekan kantor, rekan sepermainan

Tak goyah walau kaki bersama gontai melangkah, namun berjuang terus menapaki hidup, menghidupi pasangannya dan turunannya bersama dalam suka, bersama dalam derita, bersama dalam cinta.

Apakah gerangan anda telah mencapai hal tersebut ? Jika belum maka anda belum memiliki cinta

Anda masih menggali dan menggali karena kepuasan cinta takkan pernah ditemukan sampai ajal melambai....

Ah....terlambatkah aku mendapatkan cintamu ?

Demikianlah sang hati berguman, Tentu saja tidak engkau adalah sahabatku yang terbaik. Tak mungkin aku melupakanmu, ibarat awan putih yang indah, kadang mendung bak hati murung, atau kilat berloncatan diantara awan, guntur menggelagar dengan turunnya hujan lebat dan badai kehidupan meniup, menyapu semua kotoran yang terdampar di dedaunan, menyirami semua dan berharap kesegaran kan kembali

Seperti awan putih yang berkejaran menghiasi langit yang kian membiru.

Birunya langit, oh...birunya cintaku, oh birunya sahabatku, oh..birunya kampus menghiasi semua pandanganku...saat ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar